PEMBINAAN TAKMIR MASJID

KUA Sampaga Mulai Pembinaan Takmir Masjid di Desa Bunde, Siapkan Program Berkelanjutan di Tujuh Desa
Sampaga, 12 Oktober 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sampaga bekerja sama dengan Pemerintah Desa Bunde menggelar kegiatan Pembinaan Takmir Masjid di Aula Kantor Desa Bunde, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus masjid dan musala se-Desa Bunde sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan profesionalisme pengurus dalam mengelola rumah ibadah.
Kegiatan pembinaan ini menjadi langkah awal KUA Kecamatan Sampaga dalam melaksanakan program pembinaan takmir masjid secara bertahap dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kecamatan Sampaga yang terdiri atas tujuh desa. Setelah pelaksanaan di Desa Bunde, kegiatan serupa direncanakan untuk dilaksanakan di desa-desa lainnya sebagai bagian dari upaya pemerataan pembinaan dan peningkatan kualitas tata kelola masjid dan musala.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama KUA Kecamatan Sampaga dengan Kepala Desa Bunde, Bapak Amiruddin, sebagai bentuk sinergi antara instansi keagamaan dan pemerintah desa dalam mendukung penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Hadir sebagai pemateri, Kepala KUA Kecamatan Sampaga, H. Yusbar, S.Ag., M.A., yang membawakan materi tentang Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/802 Tahun 2014 tentang Standar Manajemen Masjid.
Dalam pemaparannya, H. Yusbar menekankan pentingnya penerapan standar manajemen masjid sebagai pedoman bagi para takmir dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Pengelolaan masjid tidak hanya berfokus pada pemeliharaan bangunan dan fasilitas, tetapi juga meliputi penataan administrasi, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, penyelenggaraan kegiatan keagamaan, serta pemberdayaan umat melalui berbagai program kemasjidan.
Ia juga menyampaikan bahwa pengurus masjid memiliki peran strategis dalam memastikan masjid dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang tertib, terencana, dan berorientasi pada pelayanan umat, dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sampaga, Bapak Hariadi, SH serta Imam Masjid Besar Al-Quba, masjid kecamatan Sampaga, Bapak Asbidin, S.Pd.I. Kehadiran unsur pemerintah desa, kepolisian, dan tokoh agama tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pembinaan kehidupan beragama, menjaga kerukunan, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai standar manajemen masjid, memperkuat tertib administrasi, serta mengembangkan kegiatan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, para takmir diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat yang aktif, produktif, dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial keagamaan.
Kepala KUA Kecamatan Sampaga, H. Yusbar, S.Ag., M.A., berharap kegiatan pembinaan ini dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan program serupa di enam desa lainnya di Kecamatan Sampaga. Dengan demikian, pembinaan takmir masjid tidak berhenti pada satu desa, tetapi menjadi upaya berkelanjutan untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan masjid dan musala di seluruh wilayah Kecamatan Sampaga.
Melalui program ini, KUA Kecamatan Sampaga berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan kemasjidan melalui kerja sama dengan pemerintah desa, tokoh agama, dan unsur masyarakat. Dengan pengelolaan yang semakin tertib, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, masjid diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
KUA Kecamatan Sampaga — Bersinergi dalam Pembinaan Kemasjidan, Menguatkan Pelayanan Keagamaan, dan Mewujudkan Masjid yang Makmur serta Memberdayakan Umat.
Galeri Dokumentasi




Komentar (0)
Belum ada komentar.